POSTUR APBD

  Akun Anggaran/Pagu Realisasi %
Pendapatan Daerah 41.167,02 M 41.608,54 M 101.07
PAD 5.558,03 M 5.474,78 M 98.50
Pajak Daerah 2.071,54 M 2.236,80 M 107.98
Retribusi Daerah 323,48 M 205,67 M 63.58
Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan 298,95 M 283,27 M 94.75
Lain-Lain PAD yang Sah 2.864,05 M 2.749,04 M 95.98
TKDD 32.565,34 M 32.504,32 M 99.81
Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat 32.565,34 M 32.504,32 M 99.81
Pendapatan Lainnya 3.043,65 M 3.629,44 M 119.25
Pendapatan Hibah 28,93 M 232,79 M 804.78
Dana Darurat 0,00 M 1,00 M 0
Lain-lain Pendapatan Sesuai dengan Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan 148,77 M 499,96 M 336.06
Pendapatan Transfer Antar Daerah 2.865,95 M 2.895,69 M 101.04
Belanja Daerah 44.763,63 M 43.970,60 M 98.23
Belanja Pegawai 13.306,70 M 12.384,43 M 93.07
Belanja Pegawai 13.306,70 M 12.384,43 M 93.07
Belanja Barang Jasa 12.017,49 M 12.637,84 M 105.16
Belanja Barang dan Jasa 12.017,49 M 12.637,84 M 105.16
Belanja Modal 7.004,65 M 6.946,72 M 99.17
Belanja Modal 7.004,65 M 6.946,72 M 99.17
Belanja Lainnya 12.434,79 M 12.001,61 M 96.52
Belanja Bagi Hasil 793,42 M 813,87 M 102.58
Belanja Bantuan Keuangan 8.583,59 M 8.488,62 M 98.89
Belanja Bunga 10,56 M 8,31 M 78.62
Belanja Subsidi 8,75 M 19,94 M 227.84
Belanja Hibah 1.866,17 M 2.034,48 M 109.02
Belanja Bantuan Sosial 535,37 M 534,02 M 99.75
Belanja Tidak Terduga 636,91 M 102,38 M 16.08
Pembiayaan Daerah 3.596,61 M 4.771,75 M 132.67
Penerimaan Pembiayaan Daerah 4.233,23 M 5.411,77 M 127.84
Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Sebelumnya 4.203,23 M 5.305,72 M 126.23
Pencairan Dana Cadangan 0,00 M 0,00 M 0
Penerimaan Pinjaman Daerah 30,00 M 104,95 M 349.83
Penerimaan Kembali Pemberian Pinjaman Daerah 0,00 M 1,10 M 0
Pengeluaran Pembiayaan Daerah 636,63 M 640,02 M 100.53
Pembentukan Dana Cadangan 75,50 M 50,43 M 66.79
Penyertaan Modal Daerah 555,83 M 565,40 M 101.72
Pembayaran Cicilan Pokok Utang yang Jatuh Tempo 5,30 M 24,19 M 456.45
Pemberian Pinjaman Daerah 0,00 M 0,00 M 0

Apabila data pada tabel diatas terdapat keterangan "terindikasi anomali", maka hal tersebut dapat disebabkan oleh:

  1. Nilai serapan/realisasi pendapatan dan/ atau belanja terhadap anggaran pada APBD Murni pemda tersebut berada di luar batas normal sebaran pendapatan/belanja seluruh pemda secara nasional yang dihitung berdasarkan konsep outlier menggunakan Box-Plots, dan/atauSebaran serapan pendapatan/belanja terhadap anggaran di APBD Murni di luar range normal sebaran pendapatan/belanja seluruh pemda secara nasional yang dihitung berdasarkan konsep outlier menggunakan Box-Plots, dan/atau
  2. Belanja di bulan n kurang dari n/12 dikali anggaran gaji dan tunjangan ASN di APBD Murni

*) Data Akun TKDD pada postur APBD merupakan data yang dilaporkan pemda ke SIKD, TKDD yang telah disalurkan DJPK ke Pemda sebesar $realisasiTkdd. 

*) Adapun detil Transfer ke Daerah dapat dilihat pada link berikut $linkTkdd