POSTUR APBD

  Akun Anggaran/Pagu Realisasi %
Pendapatan Daerah 107.809,45 M 32.952,03 M 30.57
PAD 35.290,35 M 9.929,99 M 28.14
Pajak Daerah 23.030,41 M 6.751,81 M 29.32
Retribusi Daerah 1.174,19 M 288,32 M 24.55
Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan 1.472,36 M 46,45 M 3.15
Lain-Lain PAD yang Sah 9.613,39 M 2.843,41 M 29.58
TKDD 65.175,96 M 21.114,67 M 32.40
Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat 65.175,96 M 21.114,67 M 32.40
Pendapatan Lainnya 7.343,14 M 1.907,38 M 25.97
Pendapatan Hibah 328,80 M 9,82 M 2.99
Lain-lain Pendapatan Sesuai dengan Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan 93,92 M 13,72 M 14.61
Pendapatan Transfer Antar Daerah 6.920,42 M 1.883,83 M 27.22
Belanja Daerah 113.684,28 M 25.483,27 M 22.42
Belanja Pegawai 41.692,47 M 11.498,67 M 27.58
Belanja Pegawai 41.692,47 M 11.498,67 M 27.58
Belanja Barang dan Jasa 29.168,34 M 6.183,76 M 21.20
Belanja Barang dan Jasa 29.168,34 M 6.183,76 M 21.20
Belanja Modal 12.925,14 M 594,06 M 4.60
Belanja Modal 12.925,14 M 594,06 M 4.60
Belanja Lainnya 29.898,33 M 7.206,79 M 24.10
Belanja Bagi Hasil 7.301,52 M 1.922,29 M 26.33
Belanja Bantuan Keuangan 15.622,33 M 4.047,15 M 25.91
Belanja Bunga 30,95 M 10,54 M 34.06
Belanja Subsidi 9,52 M 1,79 M 18.84
Belanja Hibah 5.991,86 M 1.103,77 M 18.42
Belanja Bantuan Sosial 530,18 M 107,52 M 20.28
Belanja Tidak Terduga 411,98 M 13,73 M 3.33
Pembiayaan Daerah 5.874,84 M 4.398,61 M 74.87
Penerimaan Pembiayaan Daerah 7.321,15 M 4.673,96 M 63.84
Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Sebelumnya 7.097,91 M 4.625,99 M 65.17
Pencairan Dana Cadangan 91,31 M 0,00 M 0.00
Penerimaan Pinjaman Daerah 128,75 M 47,86 M 37.17
Penerimaan Kembali Pemberian Pinjaman Daerah 3,18 M 0,11 M 3.59
Pengeluaran Pembiayaan Daerah 1.446,31 M 275,35 M 19.04
Pembentukan Dana Cadangan 634,50 M 86,00 M 13.55
Penyertaan Modal Daerah 469,26 M 66,58 M 14.19
Pembayaran Cicilan Pokok Utang yang Jatuh Tempo 328,57 M 120,67 M 36.73
Pemberian Pinjaman Daerah 13,98 M 2,10 M 15.03

Apabila data pada tabel diatas terdapat keterangan "terindikasi anomali", maka hal tersebut dapat disebabkan oleh:

  1. Nilai serapan/realisasi pendapatan dan/ atau belanja terhadap anggaran pada APBD Murni pemda tersebut berada di luar batas normal sebaran pendapatan/belanja seluruh pemda secara nasional yang dihitung berdasarkan konsep outlier menggunakan Box-Plots, dan/atauSebaran serapan pendapatan/belanja terhadap anggaran di APBD Murni di luar range normal sebaran pendapatan/belanja seluruh pemda secara nasional yang dihitung berdasarkan konsep outlier menggunakan Box-Plots, dan/atau
  2. Belanja di bulan n kurang dari n/12 dikali anggaran gaji dan tunjangan ASN di APBD Murni

*) Data Akun TKDD pada postur APBD merupakan data yang dilaporkan pemda ke SIKD, TKDD yang telah disalurkan DJPK ke Pemda sebesar . 

*) Adapun detil Transfer ke Daerah dapat dilihat pada link berikut