POSTUR APBD

  Akun Anggaran/Pagu Realisasi %
Pendapatan Daerah 749,57 M 203,54 M 27.15
PAD 44,45 M 4,89 M 10.99
Pajak Daerah 24,20 M 3,52 M 14.57
Retribusi Daerah 5,17 M 0,99 M 19.14
Lain-Lain PAD yang Sah 15,09 M 0,37 M 2.47
TKDD 663,75 M 192,54 M 29.01
Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat 663,75 M 192,54 M 29.01
Pendapatan Lainnya 41,37 M 6,11 M 14.77
Lain-lain Pendapatan Sesuai dengan Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan 11,37 M 0,00 M 0.00
Pendapatan Transfer Antar Daerah 30,00 M 6,11 M 20.37
Belanja Daerah 781,84 M 102,23 M 13.08
Belanja Pegawai 324,20 M 72,63 M 22.40
Belanja Pegawai 324,20 M 72,63 M 22.40
Belanja Barang dan Jasa 189,86 M 18,82 M 9.91
Belanja Barang dan Jasa 189,86 M 18,82 M 9.91
Belanja Modal 95,87 M 0,63 M 0.66
Belanja Modal 95,87 M 0,63 M 0.66
Belanja Lainnya 171,91 M 10,15 M 5.91
Belanja Bagi Hasil 2,94 M 0,00 M 0.00
Belanja Bantuan Keuangan 127,65 M 0,20 M 0.15
Belanja Hibah 40,32 M 9,96 M 24.69
Belanja Tidak Terduga 1,00 M 0,00 M 0.00
Pembiayaan Daerah 0,00 M 0,00 M 0
Penerimaan Pembiayaan Daerah 32,27 M 0,00 M 0.00
Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Sebelumnya 32,27 M 0,00 M 0.00

Apabila data pada tabel diatas terdapat keterangan "terindikasi anomali", maka hal tersebut dapat disebabkan oleh:

  1. Nilai serapan/realisasi pendapatan dan/ atau belanja terhadap anggaran pada APBD Murni pemda tersebut berada di luar batas normal sebaran pendapatan/belanja seluruh pemda secara nasional yang dihitung berdasarkan konsep outlier menggunakan Box-Plots, dan/atauSebaran serapan pendapatan/belanja terhadap anggaran di APBD Murni di luar range normal sebaran pendapatan/belanja seluruh pemda secara nasional yang dihitung berdasarkan konsep outlier menggunakan Box-Plots, dan/atau
  2. Belanja di bulan n kurang dari n/12 dikali anggaran gaji dan tunjangan ASN di APBD Murni

*) Data Akun TKDD pada postur APBD merupakan data yang dilaporkan pemda ke SIKD.