POSTUR APBD

  Akun Anggaran/Pagu Realisasi %
Pendapatan Daerah 28.235,77 M 27.561,12 M 97.61
PAD 6.141,96 M 5.569,86 M 90.69
Pajak Daerah 3.765,87 M 3.279,40 M 87.08
Retribusi Daerah 1.592,80 M 1.514,85 M 95.11
Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan 369,01 M 368,56 M 99.88
Lain-Lain PAD yang Sah 414,28 M 407,04 M 98.25
TKDD 20.788,33 M 20.783,02 M 99.97
Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat 20.788,33 M 20.783,02 M 99.97
Pendapatan Lainnya 1.305,48 M 1.208,25 M 92.55
Pendapatan Hibah 35,61 M 38,94 M 109.33
Lain-lain Pendapatan Sesuai dengan Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan 29,77 M 0,15 M 0.49
Pendapatan Transfer Antar Daerah 1.240,10 M 1.169,16 M 94.28
Belanja Daerah 29.765,06 M 27.999,94 M 94.07
Belanja Pegawai 13.455,12 M 12.791,23 M 95.07
Belanja Pegawai 13.455,12 M 12.791,23 M 95.07
Belanja Barang dan Jasa 8.153,50 M 7.658,09 M 93.92
Belanja Barang dan Jasa 8.153,50 M 7.658,09 M 93.92
Belanja Modal 3.310,43 M 3.068,90 M 92.70
Belanja Modal 3.310,43 M 3.068,90 M 92.70
Belanja Lainnya 4.846,02 M 4.481,72 M 92.48
Belanja Bagi Hasil 1.303,08 M 1.127,61 M 86.53
Belanja Bantuan Keuangan 2.059,85 M 2.065,70 M 100.28
Belanja Bunga 7,95 M 7,70 M 96.85
Belanja Subsidi 56,86 M 47,34 M 83.27
Belanja Hibah 1.256,42 M 1.141,21 M 90.83
Belanja Bantuan Sosial 58,05 M 44,34 M 76.39
Belanja Tidak Terduga 103,81 M 47,82 M 46.07
Pembiayaan Daerah 1.529,28 M 1.209,88 M 79.11
Penerimaan Pembiayaan Daerah 1.626,66 M 1.292,43 M 79.45
Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Sebelumnya 1.614,52 M 1.291,75 M 80.01
Penerimaan Kembali Pemberian Pinjaman Daerah 12,14 M 0,68 M 5.60
Penerimaan Pembiayaan Lainnya Sesuai dengan Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan 0,00 M 0,00 M 0
Pengeluaran Pembiayaan Daerah 97,38 M 82,55 M 84.78
Penyertaan Modal Daerah 57,79 M 44,27 M 76.61
Pembayaran Cicilan Pokok Utang yang Jatuh Tempo 38,09 M 37,31 M 97.94
Pemberian Pinjaman Daerah 1,50 M 0,98 M 65.33

Apabila data pada tabel diatas terdapat keterangan "terindikasi anomali", maka hal tersebut dapat disebabkan oleh:

  1. Nilai serapan/realisasi pendapatan dan/ atau belanja terhadap anggaran pada APBD Murni pemda tersebut berada di luar batas normal sebaran pendapatan/belanja seluruh pemda secara nasional yang dihitung berdasarkan konsep outlier menggunakan Box-Plots, dan/atauSebaran serapan pendapatan/belanja terhadap anggaran di APBD Murni di luar range normal sebaran pendapatan/belanja seluruh pemda secara nasional yang dihitung berdasarkan konsep outlier menggunakan Box-Plots, dan/atau
  2. Belanja di bulan n kurang dari n/12 dikali anggaran gaji dan tunjangan ASN di APBD Murni

*) Data Akun TKDD pada postur APBD merupakan data yang dilaporkan pemda ke SIKD.