POSTUR APBD

  Akun Anggaran/Pagu Realisasi %
Pendapatan Daerah 35.052,03 M 33.234,10 M 94.81
PAD 20.452,89 M 18.744,30 M 91.65
Pajak Daerah 16.403,06 M 15.126,47 M 92.22
Retribusi Daerah 1.551,69 M 2.274,79 M 146.60
Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan 601,58 M 625,64 M 104.00
Lain-Lain PAD yang Sah 1.896,57 M 717,41 M 37.83
TKDD 11.745,70 M 11.703,46 M 99.64
Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat 11.745,70 M 11.703,46 M 99.64
Pendapatan Lainnya 2.853,43 M 2.786,34 M 97.65
Pendapatan Hibah 9,78 M 15,40 M 157.42
Lain-lain Pendapatan Sesuai dengan Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan 69,97 M 59,21 M 84.63
Pendapatan Transfer Antar Daerah 2.773,69 M 2.711,73 M 97.77
Belanja Daerah 37.486,41 M 32.145,04 M 85.75
Belanja Pegawai 11.409,20 M 10.170,85 M 89.15
Belanja Pegawai 11.409,20 M 10.170,85 M 89.15
Belanja Barang dan Jasa 8.532,98 M 7.326,40 M 85.86
Belanja Barang dan Jasa 8.532,98 M 7.326,40 M 85.86
Belanja Modal 5.636,98 M 4.438,86 M 78.75
Belanja Modal 5.636,98 M 4.438,86 M 78.75
Belanja Lainnya 11.907,25 M 10.208,93 M 85.74
Belanja Bagi Hasil 3.446,01 M 3.058,54 M 88.76
Belanja Bantuan Keuangan 3.221,92 M 2.894,63 M 89.84
Belanja Bunga 34,86 M 32,26 M 92.53
Belanja Subsidi 9,06 M 6,23 M 68.71
Belanja Hibah 4.956,11 M 4.140,93 M 83.55
Belanja Bantuan Sosial 43,62 M 41,12 M 94.27
Belanja Tidak Terduga 195,66 M 35,22 M 18.00
Pembiayaan Daerah 2.434,38 M 1.590,86 M 65.35
Penerimaan Pembiayaan Daerah 3.243,99 M 2.376,94 M 73.27
Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Sebelumnya 2.223,48 M 2.194,72 M 98.71
Pencairan Dana Cadangan 182,06 M 182,06 M 100.00
Penerimaan Pinjaman Daerah 832,93 M 0,00 M 0.00
Penerimaan Kembali Pemberian Pinjaman Daerah 5,52 M 0,15 M 2.73
Pengeluaran Pembiayaan Daerah 809,60 M 786,08 M 97.09
Penyertaan Modal Daerah 442,69 M 432,42 M 97.68
Pembayaran Cicilan Pokok Utang yang Jatuh Tempo 361,51 M 353,66 M 97.83
Pemberian Pinjaman Daerah 5,40 M 0,00 M 0.00

Apabila data pada tabel diatas terdapat keterangan "terindikasi anomali", maka hal tersebut dapat disebabkan oleh:

  1. Nilai serapan/realisasi pendapatan dan/ atau belanja terhadap anggaran pada APBD Murni pemda tersebut berada di luar batas normal sebaran pendapatan/belanja seluruh pemda secara nasional yang dihitung berdasarkan konsep outlier menggunakan Box-Plots, dan/atauSebaran serapan pendapatan/belanja terhadap anggaran di APBD Murni di luar range normal sebaran pendapatan/belanja seluruh pemda secara nasional yang dihitung berdasarkan konsep outlier menggunakan Box-Plots, dan/atau
  2. Belanja di bulan n kurang dari n/12 dikali anggaran gaji dan tunjangan ASN di APBD Murni

*) Data Akun TKDD pada postur APBD merupakan data yang dilaporkan pemda ke SIKD.