Keterbukaan Informasi Publik

Dashboard Layanan Permohonan Informasi
PPID Tingkat I — Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan

Rekapitulasi kinerja pelayanan informasi publik  •  Perbandingan Tahun 2025 dan 2026

Ikhtisar Kinerja 2026

Angka utama dengan pembanding Tahun 2025
Total Permohonan
113
▼ 48,4% vs 219 (2025)
Permohonan via PPID Tk I DJPK
Tingkat Pemenuhan
88,5%
▼ 5,1 poin vs 93,6% (2025)
Dipenuhi penuh + sebagian
Dipenuhi Seluruhnya
62
54,9% dari total
2025: 124 permohonan (56,6%)
Rata-rata Waktu Pemenuhan
7,14 hk
▲ Lebih cepat vs 7,63 hk
Jauh di bawah batas 10+7 hari kerja (UU KIP)
Item Data Diminta
463
APBD 180 · TKD 263 · Lainnya 20
±4 item data per permohonan

Volume & Saluran Permohonan

Volume Permohonan per Tahun

Total permohonan informasi yang masuk ke PPID Tk I DJPK

Saluran Permohonan (Jalur Permintaan)

Website tetap dominan dan porsinya meningkat — indikasi menguatnya kanal digital mandiri

Pemenuhan & Penolakan

Status Pemenuhan Permintaan

Komposisi permohonan yang dipenuhi seluruhnya, sebagian, dan tidak diberikan

Alasan Permintaan Tidak Sepenuhnya Dipenuhi

Mayoritas karena informasi belum dikuasai; sebagian kecil dikecualikan sesuai regulasi
Belum Dikuasai 2026
44
dari 51 penolakan
Dikecualikan 2026
7
sesuai UU KIP
Belum Didokumentasikan
0
2025 & 2026

Kecepatan Layanan

Rata-rata waktu pemenuhan permohonan (hari kerja) — membaik dari tahun sebelumnya
7,14 hk
20257,63 hk
20267,14 hk
Batas maksimal UU KIP17 hk

Komposisi Jenis Data yang Diminta

Dari 463 item data — dominasi data Transfer ke Daerah (TKD)

Rincian Permintaan per Jenis Data

Recap PPID Tk I DJPK

Data Transfer ke Daerah (TKD) — Total 263

DAK Fisik, DAK Non Fisik, dan DBH menjadi data yang paling banyak diminta

Data APBD — Total 180

Permintaan didominasi data Belanja dan Pendapatan Daerah
Catatan pembacaan: Tingkat pemenuhan mengukur permohonan yang dipenuhi seluruhnya maupun sebagian. Kategori “belum dikuasai” adalah informasi yang tidak/belum berada dalam penguasaan DJPK, sedangkan “dikecualikan” merupakan informasi yang dikecualikan sesuai ketentuan UU No. 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Angka item data (463) menghitung jumlah jenis data yang diminta sehingga satu permohonan dapat mencakup beberapa item. Rincian kategori TKD mengikuti data sumber; selisih kecil terhadap angka total merupakan pembulatan pada dokumen asal.
Divisualisasikan ulang Humas Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan — Kementerian Keuangan RI