
Askolani
Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan
Lahir di Palembang pada tanggal 11 Juni 1966. Askolani, S.E., M.A. menempuh pendidikan Sarjana Ekonomi pada jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan di Universitas Sriwijaya Palembang dan meraih gelar Sarjana Ekonomi pada tahun 1990. Beliau kemudian melanjutkan pendidikan master di University of Colorado at Denver, Amerika Serikat, dan memperoleh gelar Master of Arts in International Economics and Banking pada tahun 1999.
Memulai karirnya di Kementerian Keuangan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil pada 1 Februari 1992 di Badan Analisa Keuangan dan Moneter. Pada awal perjalanan karirnya, beliau bertugas pada bidang analisa penerimaan perpajakan, penerimaan migas, dan penerimaan pembangunan. Selanjutnya, beliau dipercaya menduduki sejumlah jabatan pada Badan Analisa Fiskal, antara lain sebagai Kepala Subbidang Analisa Pembayaran Bunga Hutang dan Kepala Bidang Analisa Pengeluaran Rutin.
Pada tahun 2004, beliau beralih ke Direktorat Jenderal Anggaran dan Perimbangan Keuangan sebagai Kepala Subdirektorat Penyusunan Anggaran Belanja Pemerintah Pusat. Selanjutnya, beliau menjabat sebagai Kepala Bidang Perumusan Rekomendasi Kebijakan Belanja Negara pada Badan Kebijakan Fiskal, Kepala Bidang Kebijakan Penerimaan Negara Bukan Pajak, serta Kepala Pusat Kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Pada 21 Juni 2011, beliau dipercaya sebagai Direktur Penerimaan Negara Bukan Pajak pada Direktorat Jenderal Anggaran.
Pada 21 November 2013, beliau dilantik sebagai Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan. Setelah itu, pada 12 Maret 2021, beliau dipercaya sebagai Direktur Jenderal Bea dan Cukai. Pada 23 Mei 2025, beliau menjabat sebagai Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan, dengan cakupan penugasan memimpin perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang perimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintahan daerah, termasuk pengelolaan transfer ke daerah dan penguatan hubungan keuangan pusat-daerah.
Atas pengabdiannya, beliau memperoleh sejumlah penghargaan, antara lain Satyalancana Karya Satya X Tahun, Satyalancana Karya Satya XX Tahun, Satyalancana Karya Satya XXX Tahun, Satyalancana Wira Karya, serta Bintang Bhayangkara Pratama. Beliau juga pernah mengemban berbagai penugasan lain, termasuk sebagai dewan komisaris, dewan pengawas, serta Gubernur dan Wakil Gubernur OFID.